Prompt Suite OBE & RPS — 30 prompt terstruktur untuk kurikulum D3 & D4/S1 berbasis KKNI Level 5 & 6, sesuai Permendiktisaintek No. 39/2025
H.A. Mooduto | Suhendrik Hanwar · Politeknik Negeri Padang · 2026
⚖️ Hak Cipta Terdaftar EC002026099486 · CC BY 4.0
Menyusun kurikulum berbasis capaian yang selaras adalah pekerjaan kompleks dan memakan waktu berbulan-bulan.
Permendiktisaintek No. 39 Tahun 2025
KKNI Level 5 (D3) dan Level 6 (D4/S1)
Arah pengembangan PT dan program studi
Tren dan tuntutan dunia kerja
🔍 Masalah Umum saat Akreditasi: Keterlacakan vertikal CPL ↔ Bahan Kajian ↔ Mata Kuliah yang tidak konsisten adalah temuan paling sering muncul. RPS yang tidak selaras dengan CPL juga menjadi temuan kritis.
Kumpulan prompt terstruktur yang dirancang hierarkis untuk memandu AI menyusun dokumen kurikulum.
Enam karakteristik desain yang menjamin hasil terstruktur dan terlacak.
Setiap output menjadi fondasi prompt berikutnya — dari P01 hingga P13.
Tiga dokumen referensi regulatif menyatu dalam satu alur kerja.
Tabel, matriks korelasi, pohon kompetensi, dan RPS siap pakai.
Kedalaman kompetensi dibedakan antara Level 5 (D3) dan Level 6 (D4/S1).
Jaminan keselarasan CPL ↔ BK ↔ MK ↔ RPS di seluruh dokumen.
Prompt dirancang kompatibel dengan Claude AI dan DeepSeek.
Keduanya dapat diakses gratis atau berlangganan — prompt dirancang universal.
claude.ai — Anthropic
deepseek.com — DeepSeek AI
💡 Tips untuk DeepSeek: aktifkan mode Reasoning (DeepThink / R1) untuk analisis lebih mendalam pada fase tertentu — terutama P02 (analisis SWOT) dan P05 (perumusan CPL).
Dua modul mandiri, masing-masing 13 prompt, dengan kedalaman kompetensi berbeda.
📌 Total 26 prompt kurikulum + 4 prompt RPS & rubrik = 30 prompt terstruktur.
Empat prompt khusus untuk RPS dan rubrik yang selaras dengan CPL, CPMK, dan Sub-CPMK.
📋 Struktur RPS yang Dihasilkan: 16 pertemuan dengan format lengkap: CPL, CPMK (4–6 butir), Sub-CPMK, matriks korelasi, referensi APA, bahan kajian, serta tabel rencana pembelajaran berkolom lengkap (bobot penilaian, kriteria, indikator).
Setiap modul kurikulum mengikuti empat fase berurutan — P01 hingga P13.
Siapkan tiga dokumen PDF berikut sebelum memulai sesi AI.
Permendiktisaintek No. 39 Tahun 2025 — Standar CPL, struktur kurikulum, distribusi SKS, kelompok MK, dan RPS.
Perpres No. 8 Tahun 2012 tentang KKNI — Deskriptor kualifikasi Level 5 (D3) dan Level 6 (D4/S1).
Visi, Misi, dan Tujuan PT & Prodi — Basis perumusan TPP, CPL institusi, dan profil lulusan.
⚠️ Nama file harus persis sama. Prompt-1 merujuk nama file tersebut — jika menggunakan nama berbeda, sesuaikan teks Prompt-1.
Jalankan seluruh alur dalam satu sesi AI yang sama.
🔑 Kunci keberhasilan: jangan buka tab atau sesi baru di tengah proses — AI tidak memiliki memori lintas sesi.
Setelah 13 prompt selesai, seluruh komponen dokumen kurikulum OBE tersedia.
| Bab Dokumen Kurikulum | Prompt |
|---|---|
| Visi, Misi & Tujuan Prodi + Analisis SWOT | P02, P03 |
| Ranah Keilmuan & Hasil Benchmarking | P02 |
| Profil Lulusan + Matriks Korelasi TPP-PL | P04 |
| Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL) + Matriks | P05 |
| Bahan Kajian (BK) + Logika Pemilihan | P06 |
| Struktur MK per Kelompok + Distribusi Semester | P07, P08 |
| Matriks Kontribusi MK-CPL + Curriculum Map | P09, P10 |
| Matriks Korelasi CPL×MK[BK] + Organisasi MK | P11, P12 |
| Pohon Kompetensi (4 Tahap) | P13 |
📌 Output Modul RPS: RPS lengkap 16 pertemuan (RPS Prompt-1) + Rubrik penilaian per pertemuan (RPS Prompt-2)
Catatan: seluruh output adalah draft awal yang wajib divalidasi tim prodi, pakar industri (FGD), dan pimpinan institusi.
Setiap prompt terikat pada regulasi yang berlaku — keterlacakan regulatif built-in.
| Regulasi / Referensi | Aspek yang Diacu | Terintegrasi di Prompt |
|---|---|---|
| Permendiktisaintek No. 39/2025 | Standar CPL, struktur kurikulum, distribusi SKS, kelompok MK, RPS | P05–P08, RPS |
| Perpres No. 8/2012 (KKNI) | Deskriptor Level 5 (D3) dan Level 6 (D4/S1) | P02, P05, P06, P09, RPS |
| Visi-Misi PT & Prodi | Basis perumusan TPP, CPL institusi, dan profil lulusan | P02–P05 |
| MK Wajib Nasional | Agama, Pancasila, Kewarganegaraan, Bahasa Indonesia | P06–P08 |
⚖️ Prompt Suite adalah alat bantu, bukan pengganti proses deliberasi akademik. Output tetap harus melalui validasi tim prodi, FGD pakar industri, dan persetujuan pimpinan institusi.
| Tahapan Resmi Penyusunan Dokumen Kurikulum | Cakupan Prompt Suite |
|---|---|
| VMTS Visi-Prodi (analisis kebutuhan & kajian IPTEKS) | Prompt Visi-Misi + P02 |
| Program Educational Objectives / TPP | P03 |
| Profil Lulusan | P04 |
| Rumusan SKL / CPL Prodi (PLOs) | P05 |
| Bahan Kajian (Body of Knowledge) | P06 |
| Mata Kuliah & bobot SKS (CPL → CPMK → Sub-CPMK) | P07 |
| Organisasi MK / Struktur & Peta Kurikulum | P08–P13 |
| Perencanaan Pembelajaran (RPS, rubrik, instrumen penilaian) | RPS Prompt 1–2 |
| Bahan Ajar (buku ajar, modul, diktat, dll.) | Buku Ajar Prompt 1–3 |
🔄 Dua proses, satu rantai: Proses penyusunan berjalan turun (VMTS → Bahan Ajar); proses pencapaian dibaca naik. Prompt Suite menjaga keselarasan dua arah ini lewat matriks korelasi di setiap tahap.
Permendiktisaintek No. 39/2025 mengubah cara CPL dirumuskan — dan Prompt-5 mengikutinya.
Sikap (S) · Keterampilan Umum (KU) · Pengetahuan (P) · Keterampilan Khusus (KK)
X Tidak lagi digunakan
CPL1, CPL2, CPL3, … CPLn — kesatuan kompetensi sikap, keterampilan, dan pengetahuan dalam satu rumusan.
✓ Diadopsi penuh dalam Prompt-5
📋 Anatomi Rumusan CPL dalam Prompt-5:
Setiap rumusan CPL diawali dengan kata “Mampu …”
Jika prodi belum memiliki visi-misi turunan, satu prompt sederhana ini menjadi titik awal.
“Dokumen yang di-upload ini berisi visi, misi [Nama PT]. Buatkanlah visi, misi turunannya untuk Program Studi [D3/D4/S1 – Nama Prodi].”
Prompt ini hanya diperlukan jika prodi belum memiliki visi-misi turunan. Jika sudah ada, langsung gunakan P01.
Contoh: Prompt-6 (Bahan Kajian) — setiap prompt disusun dari empat elemen yang sama.
Mengikat AI pada rujukan: “Berdasarkan Permendiktisaintek No. 39/2025 dan KKNI Level 5 …”
Distribusi SKS per semester, 4 MK wajib nasional (Agama, Pancasila, Kewarganegaraan, Bahasa Indonesia).
Format eksplisit: Tabel Penjabaran CPL ke BK, Tabel Deskripsi BK — kolom demi kolom ditentukan.
AI wajib menjelaskan alasan pemilihan BK: keselarasan KKNI, kebutuhan industri, urutan dasar → lanjut.
🔁 Pola yang sama berulang di 30 prompt — inilah yang membuat output AI konsisten, terstruktur, dan siap ditelusuri saat akreditasi.
Sepuluh komponen RPS dipesan sekaligus dalam satu prompt — lengkap dengan aturan main.
📋 Aturan Main:
Dari RPS yang sudah jadi, tiga prompt melanjutkan rantai hingga bahan ajar.
📚 Menutup tahap terakhir alur resmi: “Bahan Ajar (buku ajar, modul, diktat, buku referensi, monograf, panduan praktikum)” — kini seluruh rantai dari visi-misi hingga bahan ajar dapat didampingi AI.
Output setiap modul menjadi input modul berikutnya — satu rantai dokumen yang koheren.
🔄 Prinsip yang sama di semua modul: jalankan dalam sesi yang berkesinambungan, tinjau setiap output, dan validasi akhir bersama tim prodi serta stakeholder.
Perancangan kurikulum OBE dan RPS yang komprehensif tidak harus memakan waktu berbulan-bulan.
Dengan protokol prompting yang tepat, Claude AI atau DeepSeek menghasilkan draft yang terstruktur, terlacak, dan selaras regulasi.
Prompt Suite mempercepat proses awal yang paling melelahkan — menyediakan fondasi draft yang kuat.
Tim prodi dapat memusatkan energi pada penyesuaian kurikulum dengan kebutuhan spesifik program studi.
Tertarik menggunakan Prompt Suite OBE & RPS di program studi Anda?
Hubungi penulis untuk panduan penggunaan dan kerja sama pengembangan kurikulum OBE.
H.A. Mooduto | Suhendrik Hanwar
Politeknik Negeri Padang
⚖️ Hak Cipta Terdaftar DJKI EC002026099486 (28 Juni 2026) · Lisensi CC BY 4.0 · Versi 3.0 · Akses Terbuka
Disampaikan oleh Ir. H.A. Mooduto, M.Kom · Rabu, 1 Juli 2026